top of page
Artikel Terbaru
Loading...
Kategori Artikel
Loading...

Tanpa Disadari, Ini 8 Kebiasaan Buruk yang Menyebabkan Jerawat!

Selasa, 30 Agustus 2022

Kebiasan Buruk Penyebab Jerawat

Jerawat jadi masalah kulit muka yang paling rentan terjadi, baik oleh pria maupun wanita. Hal ini tak hanya membuat tidak nyaman, tetapi juga membuat penampilan tidak maksimal dan mengurangi rasa percaya diri.


Jerawat sebenarnya adalah kondisi permasalahan kulit yang dapat berupa komedo hitam, komedo putih, kista, dan nodul jerawat atau jerawat yang menyakitkan. Tidak hanya orang dewasa, jerawat juga muncul pada bayi, meski penyebabnya bisa berbeda.


Pada dewasa, jerawat bisa terjadi karena banyak hal. Misalnya, paparan debu dan polusi serta stres. Namun, ternyata ada juga kebiasaan buruk yang menyebabkan jerawat yang sering dilakukan tanpa disadari. Berikut di antaranya:



Daftar Isi


1. Menggunakan Ponsel yang Kotor

2. Terlalu Sering Mencuci Muka

3. Memencet Komedo Secara Berlebihan

4. Terlalu Sering Melakukan Eksfoliasi

5. Lupa Membersihkan Riasan Wajah

6. Memakai Produk Skincare atau Kosmetik yang Tidak Cocok

7. Tidak Mencuci Tangan ketika Menyentuh Wajah




1. Menggunakan Ponsel yang Kotor


Menggunakan Hp kotor merupakan kebiasaan buruk yang menyebabkan jerawat
Menggunakan Hp kotor merupakan kebiasaan buruk yang menyebabkan jerawat


Ponsel menjadi tempat berkumpulnya kotoran dan bakteri. Saat Anda menempelkan ponsel terlalu sering pada wajah, bukan tidak mungkin jerawat akan muncul, terutama pada bagian pipi, dagu, dan sekitar bibir.


Guna menghindari hal ini, Anda bisa secara rutin membersihkan layar ponsel dengan memakai tisu antibakteri. Selain itu, sebaiknya hindari ponsel menempel pada kulit wajah terlalu sering, salah satu caranya dengan melakukan panggilan dengan earphone.




2. Terlalu Sering Mencuci Muka


Cuci muka boleh, tapi jangan terlalu sering ya


Mencuci muka memang dianjurkan untuk membuat kulit muka tetap bersih. Meski begitu, sebaiknya Anda tidak melakukannya secara berlebihan karena justru dapat memicu efek negatif pada wajah.


Cuci muka berlebihan akan membuat minyak alami di kulit hilang dan membuat kulit lebih kering. Selain itu, menggosok wajah terlalu sering juga memicu iritasi. Kalau kulit Anda berjerawat, gunakan pembersih wajah dengan bahan lembut dan tidak mengandung parfum, bersihkan cukup sebanyak dua kali dalam sehari.


Baca juga: Matching Sama Skincare! Pelajari Jenis Jenis Kulit Wajah Ini!


Produk skincare dengan kandungan asam glikolat, asam salisilat, serta enzim buah bisa membantu mengangkat sel kulit mati tanpa membuat kulit tergores.




3. Memencet Komedo Secara Berlebihan


Jangan usil mencetin komedo dan jerawat!


Memencet komedo jadi aktivitas yang mungkin menyenangkan. Namun, hal ini bisa menyebabkan muka berjerawat, bahkan dapat membuat bekas jerawat jadi lebih parah. Sebab, memencet komedo membuat kulit muka meradang dan rentan mengalami iritasi. Semakin sering Anda memencet komedo, semakin sulit bekas jerawat dihilangkan.


Baca juga: Ganggu Penampilan? Lihat 5 Tips Mengatasi Jerawat di Pipi Ini




4. Terlalu Sering Melakukan Eksfoliasi


Terlalu sering melakukan treatment ini akan sangat membahayan


Kebiasaan buruk yang menyebabkan jerawat lainnya adalah eksfoliasi yang berlebihan. Eksfoliasi memang dapat membantu mengangkat sel kulit mati di wajah. Akan tetapi, sama halnya dengan mencuci muka, melakukan eksfoliasi pada wajah secara berlebihan justru dapat membuat lapisan alami kulit akan ikut terangkat. Jika dibiarkan, kulit Anda akan menjadi lebih sensitif dan lebih rentan terkena paparan bakteri dan kotoran penyebab munculnya jerawat.


Tanda yang paling mudah dikenali saat melakukan eksfoliasi berlebihan adalah munculnya jerawat kecil. Lalu, bagaimana mengetahui kalau munculnya jerawat karena eksfoliasi berlebihan? Mudah saja, jerawat umumnya akan muncul saat Anda sedang tidak mengonsumsi makanan tinggi lemak atau tidak mencoba skincare atau kosmetik baru.


Tak hanya itu, produk yang sebelumnya tidak memicu efek negatif justru membuat kulit muka jadi perih saat Anda memakainya. Padahal, Anda memakainya dengan cara yang tidak berbeda.




5. Lupa Membersihkan Riasan Wajah



Biasakan untuk membilas make up saat sampai di rumah

Pemakaian kosmetik bisa menyumbat pori-pori kulit muka. Ditambah lagi dengan keringat, debu, dan kotoran akibat polusi yang melekat setelah Anda beraktivitas di luar seharian.


Saat pori-pori kulit muka tersumbat, mikrokomedo akan terbentuk, sehingga membuat bakteri penyebab jerawat lebih mudah berkembang. Inilah mengapa, Anda tidak boleh lupa untuk membersihkan muka sebelum tidur.




6. Memakai Produk Skincare atau Kosmetik yang Tidak Cocok


Pilihlah skincare dengan bijak


Anda pasti kerap mendengar saran untuk menggunakan produk skincare yang pas dengan tipe dan kebutuhan kulit. Misalnya, kulit kering atau berminyak dan berjerawat. Memang benar, supaya bisa mengetahui cocok atau tidak suatu skincare, Anda tentu harus mencobanya.


Sayangnya, mencoba-coba skincare atau kosmetik justru rentan membuat kulit berjerawat. Bukan tidak mungkin, kulit juga menunjukkan reaksi alergi, peradangan, dan iritasi.


Baca juga: Manjur Banget! 4 Cara Mengatasi Wajah Gatal Karena Skincare




7. Tidak Mencuci Tangan ketika Menyentuh Wajah


Jarang mencuci tangan adalah kebiasaan yang menyebabkan jerawat
Jarang mencuci tangan adalah kebiasaan yang menyebabkan jerawat


Tanpa disadari, Anda kerap menyentuh wajah dengan tangan yang belum bersih. Terutama pada area pipi, dagu, hidung, dan dahi. Padahal, kotoran, kuman, dan bakteri yang menempel di tangan bisa berpindah ke kulit dan membuat pori-pori tersumbat. Inilah yang selanjutnya menyebabkan munculnya jerawat pada kulit muka.



Itulah beberapa kebiasaan buruk yang menyebabkan jerawat yang patut Anda waspadai. Kebiasaan buruk tersebut akan membuat kulit wajah Anda rusak akibat jerawat yang tumbuh. Jika jerawat sudah meradang, penting bagi Anda untuk melakukan perawatan wajah dan menggunakan skincare supaya jerawat tidak semakin parah.


Ditulis oleh MinYoung
Tambahkan Komentar
Ketik disini

bottom of page