top of page
Artikel Terbaru
Fakta Tentang Serum Wajah, Mulai dari Unik hingga Limited!
Kategori Artikel
Loading...

Macam Hiperpigmentasi Kulit Wajah Serta Cara Mengatasinya!

Senin, 19 Desember 2022


Salah satu jenis masalah kulit wajah yang sering ditemukan adalah hiperpigmentasi atau flek hitam. Kondisi kulit seperti ini cukup mengganggu penampilan. Apalagi ketika hiperpigmentasi muncul ditandai dengan beberapa sudut wajah dipenuhi flek-flek hitam berupa bintik sampai bercak-bercak yang mengelompok. Seperti apa hiperpigmentasi, jenis-jenis, serta cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah? Yuk, simak penjelasannya.



Daftar Isi


Pengertian Hiperpigmentasi 

Apa Saja Jenis dan Faktor Hiperpigmentasi Pada Kulit Wajah? 

1. Melasma 

2.Solar2.Solar Lentigo 

3. Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH)

4. Freckles (Ephelides) 

5. Dark Circle (Lingkaran Hitam di Bawah Mata) 

6. Kondisi kesehatan seseorang 


Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Hiperpigmentasi Kulit? 

1. Jaga Kelembaban Kulit untuk Meningkatkan Pergantian Sel 

2. Aplikasikan Niaciame

3. Jauhkan Tanganmu dari Gigitan Serangga, Komedo, dan Cedera lainnya 





Pengertian Hiperpigmentasi 


Hiperpigmentasi atau dikenal dengan flek hitam merupakan kondisi munculnya area lebih gelap atau bercak-bercak di sekitar kulit wajah. Hiperpigmentasi bisa terjadi dikarenakan sel melanosit yang menghasilkan melanin, zat pigmen yang memberi warna pada kulit dan rambut lebih banyak di beberapa area kulit. 


Bentuk hiperpigmentasi bisa berupa bintik-bintik kecil atau bercak berwarna gelap hingga warna hitam di kulit. Warna yang lebih gelap di beberapa area kulit wajah memang tidak berbahaya, tetapi dapat mengganggu penampilan.





Apa Saja Jenis dan Faktor Hiperpigmentasi Pada Kulit Wajah? 


Hiperpigmentasi pada kulit wajah bukan hanya terjadi karena bekas noda jerawat, tetapi bisa karena banyak hal. Cara mengatasi flek hitam atau hiperpigmentasi di kulit wajah juga disesuaikan berdasarkan jenis dan faktor-faktor yang ada. Berikut ini merupakan jenis-jenis hiperpigmentasi dan faktor penyebabnya.


Baca juga: Ini Baru Cucok! 9 Kandungan Skincare untuk Kulit Sensitif-mu!




1. Melasma 


Melasma pada Kulit
Melasma pada Kulit

Melasma merupakan salah satu jenis hiperpigmentasi wajah yang bisa disebabkan oleh perubahan hormon. Ciri-ciri melasma adalah warna yang variatif mulai dari abu-abu, coklat muda, dan coklat tua serta ukurannya besar. Melasma ini umumnya diderita oleh ibu hamil karena terjadinya perubahan hormon atau orang yang rentan mengalami stress, menggunakan kontrasepsi, atau mengonsumsi obat yang dapat menyebabkan perubahan hormon. 




2.Solar Lentigo 


Bercak Karena Solar Lentigo
Bercak Karena Solar Lentigo

Solar lentigo muncul diakibatkan paparan sinar matahari yang berlebih di kulit wajah yang tak terlindungi oleh penggunaan sunscreen atau sunblock. Solar lentigo ini berbentuk bercak-bercak yang berwarna dari cokelat muda hingga warna hitam dan berukuran sekitar 1cm hingga 3cm. 


Ketika paparan sinar matahari menembus kulit wajah yang tidak terlindungi sunscreen, produksi melanin meningkat. Paparan sinar matahari bisa menembus lapisan kulit dan perlahan-lahan terbentuklah flek hitam dari dalam sampai ke permukaan kulit wajah.




3. Post-Inflammatory Hyperpigmentation (PIH)


Jerawat PIH di Wajah
Jerawat PIH di Wajah

Post-inflammatory hyperpigmentation (PIH) atau hiperpigmentasi pasca inflamasi merupakan jenis flek hitam yang terjadi akibat adanya peradangan di kulit wajah. Peradangan ini bisa disebabkan oleh jerawat, luka, gigitan serangga, ataupun eksim. Peradangan yang diakibatkan jerawat meninggalkan bekas jerawat, di antaranya bekas jerawat Postinflammatory Erythema (PIE) dan Postinflammatory Hyperpigmentation (PIH). 


Perbedaan jerawat PIE dan jerawat PIH adalah PIE terjadi akibat pelebaran dan kerusakan pembuluh darah saat fase inflamasi. Sementara, PIH terjadi akibat produksi melanin yang berlebihan setelah inflamasi pada kulit. Area kulit wajah yang mengalami peradangan akan berubah warna menjadi lebih gelap dibandingkan dengan warna kulit sekitar. 




4. Freckles (Ephelides) 


Freckles
Freckles di Wajah

Jenis hiperpigmentasi pada wajah selanjutnya adalah freckles (ephelides). Freckles (ephelides) merupakan bintik-bintik yang sering ditemukan akibat paparan sinar matahari. Hal ini dikarenakan faktor genetik. Kulit yang sensitif karena sinar matahari menyebabkan munculnya freckles (ephelides). 


Paparan sinar matahari merangsang munculnya bintik-bintik atau bercak yang muncul berkelompok. Bintik-bintik ini biasanya terdapat di bagian pipi, hidung, bahu, maupun punggung. Dilansir dari Healthline, orang yang memiliki warna kulit lebih cerah cenderung berisiko mendapatkan freckles (ephelides).




5. Dark Circle (Lingkaran Hitam di Bawah Mata) 


Dark Circle di Bawah Mata
Dark Circle di Bawah Mata

Memiliki lingkaran hitam di bawah mata (dark circle) sangat mengganggu penampilan. Namun, dark circle ini merupakan salah satu jenis hiperpigmentasi. Penyebab dan cara mengatasi mata panda beragam. 


Periorbital hyperpigmentation atau dark circle disebabkan oleh riwayat genetik, stress, hiperpigmentasi pasca inflamasi, ataupun paparan sinar matahari yang cukup ekstrem. Lingkaran hitam di bawah mata umumnya cenderung rentan diderita oleh pemilik kulit berwarna lebih gelap.




6. Kondisi kesehatan seseorang 


Hiperpigmentasi juga bisa terjadi karena kondisi kesehatan, seperti menderita Addison, penyakit kelainan kelenjar adrenal yang dapat meningkatkan produksi melanin. Selain itu, obat-obatan tertentu, termasuk antibiotik, obat anti inflamasi nonsteroid, dan antimalaria dapat cenderung meningkatkan risiko hiperpigmentasi.





Lalu, Bagaimana Cara Mengatasi Hiperpigmentasi Kulit? 


Hiperpigmentasi bisa terjadi pada berbagai jenis kulit. Berikut ini merupakan beberapa cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah.




1. Jaga Kelembaban Kulit untuk Meningkatkan Pergantian Sel 


Cara mengatasi flek hitam atau pigmentasi pertama adalah jaga kelembaban kulit. Dengan menjaga kelembaban kulit, pergantian sel kulit baru akan meningkat secara optimal. Gunakan produk pelembab yang mengandung bahan-bahan aktif seperti retinol, niacinamide, gliserin, atau asam hialuronat. Bahan-bahan aktif tersebut telah terbukti membantu mencerahkan kulit dan memudarkan hiperpigmentasi.


Baca juga: Terungkap Sudah! Nih, 6 Penyebab Wajah Susah Putih




2. Aplikasikan Niaciame


Selanjutnya, aplikasikan skincare yang mengandung niacinamide ke kulit wajah. Skincare dengan bahan aktif niacinamide dapat membantu memudarkan acne scar, mencerahkan warna kulit, dan memudarkan hiperpigmentasi pada kulit wajah. 


Karena manfaat niacinamide, Professor Young merilis Bellarina Softening Moisturizer Salmon DNA + Niacinamide & Collagen Serum dan Glow Impact Day Face Cream Niacinamide & Glutathione. Selain memudarkan hiperpigmentasi, serum dan krim dengan kandungan niacinamide ini bermanfaat untuk menghaluskan wajah dan meningkatkan elastisitas kulit.




3. Jauhkan Tanganmu dari Gigitan Serangga, Komedo, dan Cedera lainnya 


Cara mengatasi flek hitam lainnya adalah dengan menjauhkan tangan dari gigitan serangga, komedo, dan cedera lainnya. Menggaruk bekas gigitan nyamuk dan memencet komedo dapat menyebabkan peradangan dan mengakibatkan perubahan warna kulit. Semakin sering komedo dan bekas gigitan nyamuk diotak-atik, kondisi kulit akan semakin buruk dan menyebabkan radang.


Baca juga: Ga Pake Lama! 5 Cara Mengatasi Wajah Bruntusan!





Inilah penjelasan tentang apa hiperpigmentasi, jenis-jenis, serta cara mengatasi hiperpigmentasi pada kulit wajah. Gunakan krim pagi dan krim malam yang memiliki bahan aktif untuk mengatasi masalah hiperpigmentasi. Berita baiknya, produk Professor Young, Glam Whitening Night Face Cream Alpha Arbutin & Collagen dan Glow Impact Day Face Cream Niacinamide & Glutathione memberikan manfaat untuk mengatasi masalah kulit, termasuk hiperpigmentasi dan menjaga elastisitas kulit.


Ditulis oleh MinYoung
Tambahkan Komentar
Ketik disini

bottom of page