Artikel Terbaru
Loading...
Kategori Artikel
Loading...

Cocok Bagi Pemula, Ini 4 Rangkaian Basic Skincare Routine Kamu

Rabu, 31 Agustus 2022

Basic Skincare Routine by Professor Young

Merawat wajah merupakan salah satu rutinitas yang sering diabaikan orang. Agar wajah senantiasa sehat, setidaknya kita harus melakukan rangkaian perawatan wajah dasar atau basic skincare routine. Basic skincare merupakan urutan penggunaan produk perawatan wajah dari dasar disesuaikan dengan fungsi masing-masing produk.


Rangkaian ini termasuk wajib dan tidak boleh dilewatkan. Biasanya, mereka yang mulai menyadari pentingnya merawat wajah akan memulai kebiasaan baik dengan melakukan rutinitas dasar ini.



Daftar Isi:


Rangkaian Basic Skincare Routine Bagi Pemula


1. Cleansing/Cleanser Wajah

2. Tahap Penggunaan Toning

3. Tahap Penggunaan Moisturizing

4. Tahap Protecting




Rangkaian Basic Skincare Routine Bagi Pemula



Berdasarkan Dr. Ashley Magovern, seorang dokter kulit dari Amerika Serikat, setidaknya ada 4 tahapan sederhana dalam perawatan wajah yaitu membersihkan (cleansing), merawat (toning), melembapkan (moisturizing), dan melindungi (protecting). Berikut ulasan lengkapnya:



1. Cleansing/Cleanser Wajah


Membersihkan wajah adalah tahap pertama dalam melakukan basic skincare routine
Membersihkan wajah adalah tahap pertama dalam melakukan basic skincare routine


Membersihkan wajah merupakan tahapan paling awal dalam basic skincare. Tujuannya tentu saja untuk memastikan wajah benar-benar bersih supaya pada tahapan selanjutnya wajah siap menyerap manfaat dari skincare yang diaplikasikan. Pada tahap awal ini kita diharapkan untuk menggunakan metode double cleansing.


Pertama, gunakan cleansing oil atau micellar water untuk membersihkan wajah dari sisa-sisa makeup. Pada tahapan ini, proses pembersihan wajah diharapkan dapat mengangkat sisa makeup, sunscreen, sebum, debu, dan polusi dengan baik. Setelah itu, gunakan produk sabun wajah seperti Glowgical Face wash dari Professor Young.


Di tahapan kedua ini, pembersihan wajah menggunakan sabun dan air diharapkan benar-benar dapat mengangkat sisa kotoran secara sempurna sehingga kulit dapat direvitalisasi. Mengingat kita harus melalui dua kali proses cleansing, sebaiknya gunakan produk yang aman dan tidak terlalu keras.


Penggunaan bahan keras dalam membersihkan wajah diketahui akan merusak lapisan kulit secara perlahan dan membuat wajah rentan iritasi. Sebagai rekomendasi, gunakan produk seperti Glowgical Facewash yang sudah teruji klinis, memiliki bahan utama yang aman untuk ibu hamil, dan telah ber-BPOM.



2. Tahap Penggunaan Toning




Proses double cleansing biasanya akan membuat wajah terasa kesat dan kering. Apalagi jika kita menggunakan produk dengan kadar pH tinggi seperti sabun bayi atau sabun batangan. Untuk menyeimbangkan, langkah selanjutnya adalah merawat kulit menggunakan toner atau toning.


Supaya hasilnya maksimal, gunakan metode double toning. Pertama, gunakan exfoliating toner yang berfungsi untuk mengangkat kulit mati secara maksimal. Selanjutnya, gunakan produk hydrating toner atau toner untuk melembapkan kulit dan menjaga elastisitasnya.


Baca Juga: Mudah Kok! Ini 7 Cara Melakukan Eksfoliasi Wajah


Seperti halnya produk cleansing, sebaiknya pilih produk toning yang sesuai dengan kebutuhan kulit. Apabila kita memiliki kulit sensitif, gunakan toner dengan bahan ringan dan memang dirancang khusus untuk kulit semacam ini. Namun jika kita memiliki kulit kering, gunakan toner yang memiliki kandungan pelembap agar kulit kembali terhidrasi.



3. Tahap Penggunaan Moisturizing




Tahapan selanjutnya dalam basic skincare routine adalah, mouisturizing atau melembapkan kulit. Jika sebelumnya kita telah menggunakan produk toner yang dapat melembapkan kulit, maksimalkan fungsinya dengan menggunakan pelembap yang fungsi utamanya memang untuk membuat kulit senantiasa kenyal.


Biasanya ada dua jenis produk pelembap yang dipakai, yaitu pelembap untuk siang dan malam hari. Untuk produk yang dipakai di siang hari, pilih pelembap dengan tekstur ringan sehingga mudah meresap dan tidak menyebabkan kesan tebal pada riasan wajah.


Sementara untuk produk yang digunakan malam hari, pilihlah yang kandungan manfaatnya cukup mumpuni karena saat malam kita tidak lagi beraktivitas. Hindari pelembap yang mengandung bahan utama berbahaya seperti paraben atau merkuri. Hal ini untuk menghindari munculnya iritasi karena alergi atau karena kulit wajah sangat sensitif.



4. Tahap Protecting


Lindungi kulitmu dari faktor radikal bebas


Terakhir, aplikasikan produk perawatan wajah yang dapat melindungi kulit dengan baik. Biasanya pada tahapan ini kita disarankan untuk menggunakan sunscreen atau tabir surya. Sebagai informasi, paling tidak gunakan sunscreen dengan kandungan SPF 30. Kandungan ini akan membuat kulit 97% terlindungi dari UVB.


Semakin tinggi SPF yang dipakai, semakin banyak pula sinar UVB yang bisa ditangkal. Namun, tidak ada produk tabir surya yang dapat menangkal sinar matahari sebanyak 100%. Paling tidak, kulit wajah bisa terlindungi dari sinar matahari langsung ketika beraktivitas di luar.


Meskipun memiliki banyak manfaat untuk tulang, paparan sinar matahari langsung ternyata juga menjadi pemicu penuaan dini dan dapat meningkatkan risiko kanker kulit. Supaya berfungsi maksimal, sebaiknya aplikasikan sunscreen sekitar 15 menit sebelum beraktivitas di luar ruangan.


Setiap 2 hingga 4 jam sekali, aplikasikan kembali tabir surya ke wajah yang sudah dibersihkan terutama setelah berenang atau saat berkeringat. Rutinitas ini diyakini mampu melindungi wajah secara menyeluruh dan mencegah risiko buruk UVB pada wajah.



Nah, itulah ulasan tentang rangkaian basic skincare routine untuk memastikan kulit wajah senantiasa sehat. Jika rutinitas dasar ini telah dikuasai, kita bisa menambah rutinitas lain seperti penggunaan serum atau pemakaian masker wajah. Selamat mencoba.


Ditulis oleh MinYoung
Tambahkan Komentar
Ketik disini